Daftar Isi
- 1. Apa itu nomor notifikasi kosmetik?
- 2. Mengapa produk kosmetik perlu dicek di BPOM?
- 3. Cara cek BPOM kosmetik melalui situs resmi
- 4. Buka layanan Cek Produk BPOM
- 5. Pilih kategori kosmetika
- 6. Masukkan informasi produk
- 7. Buka hasil yang paling sesuai
- 8. Cocokkan dengan produk fisik
- 9. Data apa saja yang harus dicocokkan?
- 10. Nama produk dan merek
- 11. Nama pendaftar
- 12. Bentuk sediaan dan kemasan
- 13. Status dan masa berlaku
- 14. Apakah produk yang muncul di BPOM pasti asli?
- 15. Bagaimana jika produk tidak ditemukan?
- 16. Nomor notifikasi, merek, dan legalitas perusahaan bukan hal yang sama
- 17. Siapa yang tercantum sebagai pemilik notifikasi pada produk maklon?
- 18. Dokumen Informasi Produk bukan sekadar formalitas
- 19. Kesalahan yang perlu dihindari pemilik brand
- 20. Persiapan sebelum mengajukan notifikasi kosmetik
- 21. Checklist sebelum produk dipasarkan
- 22. FAQ cara cek BPOM kosmetik
- 23. Apakah nomor BPOM kosmetik sama dengan nomor notifikasi?
- 24. Apakah satu nomor dapat digunakan untuk semua produk?
- 25. Apakah merek otomatis menjadi milik pemegang nomor notifikasi?
- 26. Apakah hasil pencarian BPOM menjamin barang fisik pasti asli?
- 27. Apakah kosmetik boleh dijual ketika notifikasi masih diproses?
- 28. Bangun legalitas produk sejak tahap pengembangan
- 29. Sedang menyiapkan legalitas produk kosmetik?
- 30. Sumber resmi
Sebelum kosmetik dipasarkan, pemilik brand perlu memastikan informasi legalitas produknya benar dan dapat diverifikasi. Salah satu pemeriksaan paling penting adalah mengecek nomor notifikasi kosmetik melalui layanan resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Pengecekan tidak cukup dilakukan dengan melihat deretan huruf dan angka pada kemasan. Nama produk, merek, pihak pendaftar, bentuk sediaan, kemasan, status, dan masa berlaku perlu dicocokkan dengan data yang ditampilkan dalam sistem resmi. Panduan ini membahas cara cek BPOM kosmetik, memahami nomor notifikasi atau NIE, dan mengenali hal yang perlu disiapkan sebelum produk diedarkan.
Apa itu nomor notifikasi kosmetik?
Kosmetik menggunakan mekanisme notifikasi sebelum diedarkan di Indonesia. Setelah permohonan memenuhi ketentuan dan disetujui, produk memperoleh nomor notifikasi yang dapat diperiksa melalui layanan Cek Produk BPOM.
Dalam komunikasi sehari-hari, nomor tersebut juga sering disebut Nomor Izin Edar atau NIE kosmetik. Istilah yang digunakan tidak mengubah prinsip utamanya: nomor harus merujuk pada data produk yang sesuai, bukan sekadar dicantumkan pada label.
Mengapa produk kosmetik perlu dicek di BPOM?
Pemeriksaan membantu pemilik brand, distributor, penjual, dan konsumen memastikan bahwa informasi produk dapat ditemukan pada kanal resmi. Langkah ini juga mengurangi risiko memakai nomor milik produk lain atau mengandalkan klaim legalitas yang tidak dapat diverifikasi.
- Memastikan produk tercatat dalam sistem resmi BPOM.
- Mencocokkan nama produk, merek, dan pihak pendaftar.
- Memeriksa bentuk sediaan serta kemasan produk.
- Meninjau tanggal terbit, masa berlaku, dan status data.
- Mengurangi risiko kesalahan informasi pada label dan materi pemasaran.
- Meningkatkan kepercayaan calon pembeli terhadap brand.
Cara cek BPOM kosmetik melalui situs resmi
Pemeriksaan dapat dilakukan melalui situs Cek Produk BPOM. Pastikan alamat yang dibuka menggunakan domain resmi pom.go.id.
1. Buka layanan Cek Produk BPOM
Kunjungi cekbpom.pom.go.id melalui browser. Halaman ini menyediakan pencarian produk yang tercatat dalam sistem BPOM, termasuk produk kosmetika.
2. Pilih kategori kosmetika
Gunakan menu produk kosmetika atau buka halaman Daftar Produk Kosmetika BPOM. Memilih kategori yang tepat membantu mempersempit hasil pencarian.
3. Masukkan informasi produk
Pencarian dapat dilakukan menggunakan nomor registrasi, nama produk, merek, nama pendaftar, bentuk sediaan, kemasan, komposisi, atau kriteria lain yang tersedia. Jika nomor notifikasi tercantum pada label, gunakan nomor tersebut terlebih dahulu karena hasilnya biasanya lebih spesifik.
4. Buka hasil yang paling sesuai
Jangan berhenti hanya karena nama merek terlihat serupa. Satu merek dapat memiliki banyak produk, varian, bentuk sediaan, atau ukuran kemasan. Buka detail hasil untuk melakukan pencocokan menyeluruh.
5. Cocokkan dengan produk fisik
Bandingkan hasil pencarian dengan label dan kemasan yang akan dipasarkan. Bila terdapat perbedaan penting, lakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum menyimpulkan bahwa data sudah sesuai.

Data apa saja yang harus dicocokkan?
| Data | Apa yang diperiksa | Risiko jika tidak sesuai |
|---|---|---|
| Nomor notifikasi | Sama dengan nomor yang dicantumkan pada label | Nomor dapat merujuk pada produk lain |
| Nama produk | Nama dan varian sesuai dengan produk fisik | Produk yang dicek bukan varian yang sama |
| Merek | Penulisan merek sesuai | Terjadi kekeliruan identitas produk |
| Pendaftar | Nama pihak yang tercatat sesuai dokumen kerja sama | Tanggung jawab legal tidak jelas |
| Bentuk sediaan | Krim, gel, cairan, atau bentuk lain sesuai | Data produk tidak cocok |
| Kemasan | Jenis dan ukuran kemasan sesuai data | Konfigurasi produk berbeda |
| Status | Data masih berlaku dan tidak bermasalah | Produk memakai data yang tidak lagi berlaku |
Nama produk dan merek
Perhatikan penulisan nama, varian, fungsi, dan identitas merek. Produk dengan merek sama belum tentu mempunyai formula, bentuk sediaan, atau kemasan yang sama.
Nama pendaftar
Nama pendaftar menunjukkan pihak yang tercatat dalam sistem notifikasi. Pada produk maklon, pihak yang tercantum dapat mengikuti struktur kerja sama, kesiapan legalitas, serta dokumen para pihak. Karena itu, nama pendaftar tidak selalu sama dengan nama brand yang terlihat paling besar pada bagian depan kemasan.
Bentuk sediaan dan kemasan
Pastikan bentuk sediaan dan informasi kemasannya sesuai. Perbedaan antara krim, gel, cairan, atau bentuk lain perlu diperhatikan, begitu pula jenis dan ukuran kemasan yang ditampilkan.
Status dan masa berlaku
Periksa tanggal terbit, tanggal kedaluwarsa, dan status data yang tersedia. Pencantuman nomor saja belum cukup apabila statusnya tidak lagi sesuai.
Apakah produk yang muncul di BPOM pasti asli?
Produk yang ditemukan dalam sistem BPOM berarti data produk tersebut tercatat. Namun, hasil pencarian tidak otomatis membuktikan bahwa setiap barang fisik yang memakai nama dan nomor tersebut pasti asli.
Nomor milik produk terdaftar dapat disalahgunakan pada barang lain. Karena itu, konsumen tetap perlu membandingkan identitas merek, nama produk, pendaftar, bentuk sediaan, kemasan, kondisi label, segel, dan tempat pembelian. Pemilik brand juga perlu mengawasi penggunaan merek, desain kemasan, distribusi, dan nomor notifikasi.
Bagaimana jika produk tidak ditemukan?
Produk yang tidak muncul pada pencarian belum boleh langsung disimpulkan ilegal. Lakukan pemeriksaan ulang karena hasil dapat dipengaruhi cara memasukkan data.
- Periksa kembali huruf dan angka nomor notifikasi.
- Coba pencarian tanpa spasi atau tanda baca yang tidak diperlukan.
- Gunakan nama merek atau nama produk yang lebih singkat.
- Cari berdasarkan nama pendaftar.
- Pastikan kategori produk yang dipilih adalah kosmetika.
- Periksa kemungkinan masa berlaku telah berakhir atau data mengalami perubahan.
Jika produk tetap tidak ditemukan atau datanya berbeda, minta klarifikasi kepada pihak yang bertanggung jawab dan hindari mengedarkan produk sampai statusnya jelas.
Nomor notifikasi, merek, dan legalitas perusahaan bukan hal yang sama
Ketiganya saling berkaitan, tetapi mempunyai fungsi berbeda.
- Nomor notifikasi berkaitan dengan data produk kosmetik dalam sistem BPOM.
- Merek adalah identitas pembeda produk dan perlindungannya diproses melalui sistem kekayaan intelektual.
- Legalitas perusahaan berkaitan dengan badan usaha, perizinan, dan kedudukan pihak yang menjalankan kegiatan usaha.
Nomor notifikasi tidak otomatis memberikan kepemilikan merek. Sebaliknya, merek yang telah diajukan atau terdaftar tidak otomatis membuat produknya memiliki notifikasi BPOM. Calon owner dapat mempelajari fondasi tersebut melalui panduan memulai brand skincare sendiri.
Siapa yang tercantum sebagai pemilik notifikasi pada produk maklon?
Pihak yang tercantum dalam notifikasi perlu dibahas sejak awal kerja sama. Jika pemilik brand belum mempunyai kelengkapan untuk menjadi pihak yang tercatat, mekanisme dapat menggunakan pihak perusahaan maklon sesuai persyaratan, dokumen, dan perjanjian yang berlaku.
Jika pemilik brand telah memenuhi persyaratan, struktur pengajuan dapat disesuaikan dengan kelengkapan legalitas dan kesepakatan para pihak. Beberapa hal yang sebaiknya dijelaskan secara tertulis meliputi:
- pihak yang tercantum sebagai pemilik nomor notifikasi;
- kepemilikan dan penggunaan merek;
- tanggung jawab terhadap Dokumen Informasi Produk;
- persetujuan formula, klaim, label, dan kemasan;
- prosedur perubahan serta pembaruan data;
- ketentuan apabila kerja sama berakhir.
Pelajari gambaran prosesnya pada panduan mengurus notifikasi BPOM kosmetik.
Dokumen Informasi Produk bukan sekadar formalitas
Pihak yang menjadi pemilik nomor notifikasi mempunyai tanggung jawab terhadap ketersediaan Dokumen Informasi Produk (DIP). Dokumen ini mendukung penilaian keamanan, kemanfaatan, dan mutu kosmetik.
Peraturan BPOM Nomor 17 Tahun 2023 tentang Pedoman Dokumen Informasi Produk Kosmetik mengatur kewajiban ketersediaan dan akses terhadap DIP ketika dilakukan pengawasan atau audit. Artinya, tanggung jawab legalitas tidak berhenti saat nomor notifikasi diterbitkan. Data perlu dipelihara dan diperbarui apabila terjadi perubahan yang relevan.

Kesalahan yang perlu dihindari pemilik brand
- Mencetak nomor notifikasi sebelum data produk disetujui.
- Menggunakan nomor milik produk atau varian lain.
- Menganggap pendaftaran merek sama dengan notifikasi kosmetik.
- Mengubah formula, nama, klaim, atau kemasan tanpa evaluasi.
- Tidak memeriksa status dan masa berlaku data.
- Memasarkan produk sebelum legalitas yang diperlukan selesai.
- Menggunakan klaim medis, mutlak, atau tidak didukung fungsi kosmetik.
- Tidak menyimpan persetujuan serta riwayat perubahan produk.
Persiapan sebelum mengajukan notifikasi kosmetik
Proses akan lebih terarah apabila identitas produk, formula, kemasan, dan dokumen disiapkan secara konsisten sejak awal.
| Tahap | Persiapan utama | Hasil yang diharapkan |
|---|---|---|
| Konsep | Target pengguna, fungsi, kategori, dan posisi produk | Brief pengembangan yang jelas |
| Formula | Sampel, evaluasi, dan persetujuan formula | Produk sesuai tujuan pengembangan |
| Merek | Nama brand dan strategi perlindungan merek | Identitas tidak mudah berubah |
| Kemasan | Komponen, ukuran, label, dan informasi wajib | Data kemasan konsisten |
| Dokumen | Data perusahaan, formula, klaim, dan pendukung | Proses pengajuan lebih tertib |
| Produksi | Jumlah, jadwal, mutu, dan distribusi | Peluncuran lebih siap |
Perencanaan biaya dapat dilengkapi melalui panduan biaya maklon kosmetik, sedangkan jumlah awal dapat disusun melalui pembahasan MOQ maklon kosmetik.
Checklist sebelum produk dipasarkan
- Nama produk, merek, dan varian sudah final.
- Formula serta sampel telah disetujui.
- Nomor notifikasi dapat diverifikasi pada layanan resmi BPOM.
- Data pendaftar, bentuk sediaan, dan kemasan sudah sesuai.
- Status serta masa berlaku telah diperiksa.
- Label dan materi promosi tidak memakai klaim berlebihan.
- Dokumen persetujuan dan riwayat perubahan tersimpan.
- Produksi mengikuti data yang disetujui.
- Distribusi, layanan pelanggan, dan alur keluhan telah disiapkan.
Setelah legalitas dan dokumen siap, pahami pula tahapan produksi kosmetik agar jadwal peluncuran tidak hanya bergantung pada satu proses.
FAQ cara cek BPOM kosmetik
Apakah nomor BPOM kosmetik sama dengan nomor notifikasi?
Untuk kosmetik, mekanisme legalitas produknya menggunakan notifikasi. Nomor yang diterbitkan umum disebut nomor notifikasi dan juga sering disebut NIE kosmetik.
Apakah satu nomor dapat digunakan untuk semua produk?
Tidak. Nomor merujuk pada data produk yang dinotifikasikan. Produk, varian, formula, bentuk sediaan, atau konfigurasi lain perlu mengikuti ketentuan dan data masing-masing.
Apakah merek otomatis menjadi milik pemegang nomor notifikasi?
Tidak. Perlindungan merek dan notifikasi kosmetik merupakan proses berbeda. Kepemilikan dan penggunaan merek perlu diatur melalui dokumen serta sistem kekayaan intelektual yang sesuai.
Apakah hasil pencarian BPOM menjamin barang fisik pasti asli?
Tidak secara otomatis. Hasil pencarian menunjukkan data produk tercatat. Konsumen tetap perlu mencocokkan identitas produk, kemasan, pendaftar, kondisi barang, dan sumber pembelian.
Apakah kosmetik boleh dijual ketika notifikasi masih diproses?
Kosmetik tidak seharusnya diedarkan sebelum memenuhi ketentuan legalitas yang berlaku dan proses notifikasi yang diperlukan selesai.
Bangun legalitas produk sejak tahap pengembangan
Cara cek BPOM kosmetik tidak berhenti pada menemukan sebuah nomor. Data nomor notifikasi harus sesuai dengan nama produk, merek, pihak pendaftar, bentuk sediaan, kemasan, status, dan masa berlakunya.
Bagi pemilik brand, formula, desain, legalitas, dokumentasi, produksi, dan komunikasi pemasaran perlu direncanakan sebagai satu rangkaian. Tim SR Cosme Indonesia dapat membantu mengarahkan proses pengembangan produk agar setiap tahap dipersiapkan secara lebih terstruktur.
Sedang menyiapkan legalitas produk kosmetik?
Konsultasikan konsep, formula, kemasan, dokumen, notifikasi, dan rencana produksi bersama tim SR Cosme Indonesia.
